_
Pendaftaran Online
Info Beasiswa
eduNitas.com
Perubahan Dimulai Dari #BeraniKuliah
Ubah ke  HP M1, 2 laptop iconLaptop
HOME- Sekilas
Tujuan Penyelenggaraan
Penerimaan Mhs
Dapat Kerja Baru
Ikhtisar Info
Pengajuan Beasiswa
Pendaftaran Online
Apa saja Kelebihannya
Program Studi + Gelar
Contact Us
Tes Masuk Calon Mhs Baru
Biaya Studi
Download Formulir

Karir Alumnus
Bobot Kredit
Sistem Perkuliahan

Peraturan Perundang-undangan Mendukung Kelas Lanjutan

Dosen & Waktu Kuliah
Map & Lokasi Kampus
Transportasi Umum
Kumpulan Foto UNUKALTIM
Daftar Penerima Beasiswa
Mata Kuliah

Jaringan / List Situs
UNU Kaltim Samarinda

List Situs Kuliah Karyawan
List Situs Utama



UNU KALTIM SAMARINDA
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN TIMUR SAMARINDA
Kampus UNU KALTIM : Jl. KH. Harun Nafsi Gg. Dharma, Kel. Rapak Dalam Kec. Loa Janan Ilir Samarinda
    ✷ WA, SMS, HP/Tlp, dsb. (klik)
Agar menaikkan karir, maka paling baik sekiranya kuliah di UNU Kaltim Samarinda (silakan klik)
UNU Kaltim Samarinda Nomor 7UNU Kaltim Samarinda Nomor 2UNU Kaltim Samarinda Nomor 5UNU Kaltim Samarinda Nomor 8UNU Kaltim Samarinda Nomor 1UNU Kaltim Samarinda Nomor 4
Perlihatkan juga :
Daftar Isi
1. Prospektus S1 Akuntansi
2. Prospektus S1 Farmasi
3. Prospektus S1 Ilmu Komunikasi
4. Prospektus S1 Hubungan Internasional
5. Prospektus S1 Pendidikan Anak Usia Dini
6. Prospektus S1 Arsitektur
7. Prospektus S1 Desain Interior
8. Prospektus S1 Teknik Industri
9. Prospektus S1 Teknologi Industri Pertanian
10. Prospektus S1 Teknik Informatika

1. Prospektus S1 Akuntansi
Ilmu Akuntansi berkembang sangat cepat dalam mendukung kebutuhan perusahaan, profesi akuntan, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi ekonomi global, turbulansi, teknologi informasi dan komunikasi.

Salah satu sifat mendasar akuntansi adalah memberikan informasi keuangan yang cepat, tepat dan akurat dengan menggunakan teknologi informasi, sehingga memiliki akuntabilitas kepada seluruh pengguna dalam rangka terciptanya good corporate governance dan good government governance.

Program Studi Akuntansi menciptakan lulusan yang memiliki kompetensi mampu menguasai aplikasi akuntansi dan keuangan, pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan komersial perusahaan dan sektor publik sebagai manajer maupun entrepreneur yang mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi dan keuangan secara profesional serta mampu memahami perkembangan teknologi sistem informasi bidang akuntasi dan keuangan yang aplikatif.
Kompetensi Lulusan S1 Akuntansi
Lulusan Program Studi S1 Akuntansi dibekali dengan pengetahuan, etika, kemampuan dan ketrampilan untuk menyusun laporan keuangan, mengelola keuangan, mengembangkan sistem informasi akuntansi, melaksanakan audit keuangan, operasional perbankan konvensional maupun syariah, penyusunan laporan keuangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam rangka pemenuhan kebutuhan kredit melalui peran sektor perbankan, menghitung dan menyusun laporan pajak, menganalisa laporan keuangan sektor publik untuk pengembangan institusi sektor publik; mampu melakukan analisis kuantitatif bidang akuntansi; mampu melakukan pemeriksaan dan analisis atas laporan keuangan komersial dan sektor publik; mampu menciptakan dan mengembangkan serta melaksanakan sistem dan prosedur akuntansi; memiliki keahlian di bidang manajemen perpajakan, dsb.

Kompetensi dasar Sarjana Akuntansi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang akuntansi; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang akuntansi, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang akuntansi, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan S1 Akuntansi memiliki integritas yang kuat, kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan memahami pengetahuan di bidang akuntansi, kemampuan memimpin orang lain.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Akuntansi
Sarjana Akuntansi dapat bekerja dan berkarir sebagai Akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan sektor publik, audit internal, dan akuntan pendidik.

Berkarir di Lembaga Pemerintahan, Organisasi Swasta, maupun Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai Akuntan/auditor internal atau staf pemeriksa di berbagai departemen dan lembaga seperti di Departemen Keuangan, BPK, BPKP, KPK, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak dan Kantor Wilayah Pelayanan Pajak di seluruh Indonesia, BUMN, BUMD, PMDN maupun PMA, staf ahli akuntansi dan pengendalian di dinas pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten di seluruh Indonesia.

Menjadi Entreprenuer (Wirausahawan) dengan membangun jasa konsultan akuntan publik, keuangan dan perpajakan, konsultan manajemen untuk korporasi maupun perseorangan yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi.


2. Prospektus S1 Farmasi
Lulusan Program Studi Farmasi dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan teknis serta manajerial di bidang farmasi; memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk memanfaatkan Obat Asli Indonesia agar dapat diterima dalam pengobatan modern dan sejajar dengan obat sintetik; merani mengambil inisiatif dan risiko di bidang usaha (berjiwa entreprenuer / wiraswasta); memiliki kemampuan dasar dalam mengelola suatu apotek meliputi kemampuan managerial, keuangan dan marketing; mampu merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk obat tradisional yang berasal dari alam; memiliki kemampuan untuk mengembangkan usaha sehingga dapat menjadi lebih berkembang; mampu secara sistematis mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan di industri farmasi, apotek, rumah sakit, sehingga dapat mencarikan solusinya (memecahkan permasalahan) dan dapat mengantisipasi pada saat mendatang dalam suatu sistem industri farmasi, apotek, atau rumah sakit;

Kompetensi dasar Sarjana Farmasi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang Farmasi; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang Farmasi, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang Farmasi, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Program Studi Farmasi memiliki integritas yang kuat, kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan mengikuti perkembangan pengetahuan di bidang arsitektur, kemampuan memimpin orang lain, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Farmasi
Sarjana Farmasi dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah atau swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, industri farmasi, apotek, rumah sakit, IKOT (Industri Kecil Obat Tradisional), DBF / PBF (Distributor/Pedagang Besar Farmasi), jasa konsultasi obat-obatan, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), lembaga penelitian, perguruan tinggi (PTN dan PTS), dsb; sebagai manajer profesional, pengawas, atau tenaga ahli di bidang farmasi, produk obat-obatan, dsb.

Menjadi Entreprenuer (Wirausahawan) dengan membangun perusahaan di bidang farmasi atau produk obat-obatan, seperti apotek, industri obat tradisional, dsb.


3. Prospektus S1 Ilmu Komunikasi
Dunia komunikasi berkembang sangat cepat seiring dengan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Hal ini berdampak positif terhadap kebutuhan tenaga kerja di bidang ilmu komunikasi yang sangat tinggi, terutama sarjana ilmu komunikasi.

Komunikasi adalah suatu proses dari seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
Secara sederhana, komunikasi dapat diartikan sebagai usaha manusia untuk memberi/menerima informasi di antara mereka.

Ilmu komunikasi adalah ilmu yang mempelajari suatu pengamatan terhadap produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang melalui pengembangan teori-teori yang dapat diuji dan digeneralisasikan dengan tujuan menjelaskan fenomena yang berkaitan dengan produksi, proses dan pengaruh dari sistem-sistem tanda dan lambang tersebut.
Competencies of Graduates of S1 Ilmu Komunikasi
Lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi dibekali dengan kemampuan, ketrampilan, etika, dan pengetahuan tentang konsep-konsep dasar, teori-teori ilmu komunikasi dan studi-studi media, mampu memberikan analisis kritikal, menguasai aplikasi media kreatif, kemampuan manajerial serta metodologi sehingga mampu memahami dan menjelaskan permasalahan-permasalahan dalam masyarakat dan mampu merumuskan alternatif penyelesaian dari prespektif komunikasi dan studi media; memiliki kemampuan mengidentifikasi, menganalisis secara kritis dan mensintesis fenomena komunikasi dan media dalam masyarakat; memiliki kemampuan mengelola kampanye marketing, public relations, sosial dan politik yang efektif dengan mendasarkan pada prinsip manajemen modern yang terukur dan bisa dipertanggungjawabkan.

Kompetensi dasar Sarjana Ilmu Komunikasi adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang ilmu komunikasi dan/atau hubungan masyarakat dan/atau periklanan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang ilmu komunikasi, hubungan masyarakat, dan periklanan, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Sarjana Ilmu Komunikasi memiliki kompetensi mengimplementasikan konsep, teori, metodologi ilmu komunikasi dan studi media serta mengembangkan kemampuan manajerial strategis serta kreatif media untuk kepentingan pembangunan, penyusunan kebijakan dan pemberdayaan masyarakat; memiliki kemampuan melakukan penelitian di bidang komunikasi massa secara umum, bidang kebijakan regulasi media secara khusus dan mampu menghasilkan kebijakan regulasi media secara internal maupun eksternal yang selaras dengan kepentingan sosial, ekonomi, politik, kultural yang berlaku.

Untuk peminatan/konsentrasi Hubungan Masyarakat/Humas (Public Relations / PR) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu atau organisasi; memberikan informasi, mendidik, meyakinkan, meraih simpati, dan membangkitkan ketertarikan masyarakat akan sesuatu atau membuat masyarakat mengerti dan menerima sebuah situasi; membawa individu ataupun organisasi menjadi populer, berkembang pesat, solid, dan mendapat dukungan; secara internal organisasi menjadi pusat informasi organisasi sehingga mampu mendinamisasi, motivator dan menciptakan iklim organisasi yang kondusif sesuai dengan tuntutan zaman; secara eksternal organisasi menjadi manager komunikasi dalam menghadapi pers dan masyarakat; dan membuat program-program dalam mengambil tindakan secara sengaja dan terencana dalam upaya-upayanya mempertahankan, menciptakan, dan memelihara pengertian bersama antara organisasi dan masyarakatnya. Juga memiliki kemampuan menyusun perencanaan dan melakukan analisis atas problema komunikasi kehumasan yang berorientasi kepada customer relation management; mampu menjadi tenaga profesional yang handal di bidang pemasaran dan kehumasan dalam komunikasi publik media massa dan multimedia

Untuk peminatan/konsentrasi Periklanan (Advertising) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menerapkan strategi kreatif periklanan dan strategi pemasaran; merancang ilustrasi, sketsa dan topografi periklanan; menggunakan komputer dalam membuat desain komunikasi visual, desain grafis dan animasi periklanan; menggunakan dan memahami teknik kamera elektronik, melakukan recording dan editing, membuat fotografi periklanan, memproduksi iklan cetak dan elektronik, membuat copywriting, visualisasi dan story board, dan selanjutnya mengolahnya menjadi alat promosi berupa iklan media cetak, televisi, radio, brosur, poster, flyer, billboard, dsb.

Untuk peminatan/konsentrasi Penyiaran (Broadcasting) :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk mengkomunikasikan suatu karya cipta dan informasi kepada masyarakat luas yang dikemas dalam bentuk siaran; memiliki kemampuan komunikasi pemasaran, dan mampu membuat strategi periklanan yang efektif di media publikasi; mampu menyusun rencana kerja redaksi lembaga broadcasting yang berazaskan kaidah-kaidah kepenyiaran; mampu mengolah bahan berita, dan menyajikannya di media massa cetak dan elektronik; memiliki kualifikasi sebagai praktisi profesional di bidang kepenyiaran yang berwawasan pragmatis, berjiwa wirausaha, bersikap inovatif, kreatif, produktif dan memiliki kemampuan analitis.

Untuk peminatan/konsentrasi Jurnalistik :
Selain kompetensi seperti uraian tersebut di atas, Lulusan Ilmu Komunikasi juga dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, etika profesi, dan ketrampilan untuk menghimpun berita, mencari fakta dan melaporkan peristiwa melalui pengumpulan, penulisan, penafsiran, pemrosesan, dan penyebaran informasi, pendapat pemerhati secara sistematis dan dapat dipercaya untuk diterbitkan dan dipublikasikan pada surat kabar, majalah, dan media massa lainnya; memiliki kemampuan untuk membuat interpretasi dan memberikan pendapat yang didasarkan pada isi berita; serta dibekali dengan pemahaman bahwa dalam jurnalistik selalu harus ada unsur kesegaran waktu (timeliness atau aktualitas).
Profession and Career Graduates of S1 Ilmu Komunikasi
Sarjana Ilmu Komunikasi dapat bekerja dan berkarir di semua jenis perusahaan (lokal, nasional/regional, maupun multinasional), semua lembaga pemerintah dan non pemerintah termasuk LSM, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), semua departemen, lembaga keuangan, lembaga pelayanan publik (swasta maupun pemerintah), media penyiaran, media periklanan, industri pertelevisian, perfilman, rumah produksi (production house), industri media cetak (koran, tabloid, majalah), media elektronik (TV, radio, internet) sebagai tenaga profesional, praktisi dan konsultan PR/Humas, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, sebagai media planner, account executive, art/creative director, copywriter, presenter, television broadcaster, radio broadcaster, producer, professional master of ceremony, MC Professional, jurnalis, reporter, wartawan, peneliti, anggota DPR / DPRD, akademisi/dosen, pemimpin/manajer, pengamat komunikasi publik, pengamat komunikasi politik, pengamat media, pemerintah dan pengamat masalah-masalah dan fenomena komunikasi yang terjadi di masyarakat, koresponden, pengamat humas pemerintah, dsb.

Menjadi dosen/pengajar/peneliti bidang ilmu komunikasi di PTN/PTS atau pusat-pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat), atau peneliti di Lembaha-lembaga Riset, Rating, Survei.

Berwiraswasta (Entreprenuer) dengan mendirikan perusahaan periklanan, perusahaan media massa, perusahaan penyiaran, media periklanan, media penyiaran, media cetak (koran, tabloid, majalah, media elektronik (TV, radio, internet), konsultan hubungan masyarakat, konsultan periklanan, konsultan penyiaran, konsultan jurnalistik, dsb.


4. Prospektus S1 Hubungan Internasional
Kompetensi Lulusan S1 Hubungan Internasional
Lulusan Program Studi Hubungan Internasional dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan, kemampuan sebagai "global strategist", yaitu kemampuan peranan global sebagai Analis Global yang berorientasi pada pengembangan konsep-konsep dasar dan kerangka analisis umum yang diperlukan untuk memaknai dan menjelaskan fenomena keseharian Hubungan Internasional; kemampuan sebagai Ahli Negosiasi Global yaitu kemampuan bernegosiasi untuk mengambil keuntungan dari perubahan-perubahan global; kemampuan sebagai Manajer Global yaitu kemampuan mengambil dan mengelola keputusan secara tepat di tengah tantangan perubahan global; kemampuan sebagai Ahli Komunikasi Global yaitu kemampuan mengembangkan hubungan secara tidak terbatas dengan anggota masyarakat global yang lain; serta kemampuan untuk mengelola berbagai jenis organisasi secara komprehensif dan kemampuan mengambil keputusan stratejik.

Kompetensi dasar Sarjana Hubungan Internasional adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang Hubungan Internasional; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang Hubungan Internasional, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang Hubungan Internasional, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Hubungan Internasional memiliki kompetensi intelektual, manajerial dan behavior untuk masalah-masalah publik; memiliki kompetensi komunikasi, negosiasi dan tata-kelola kebijakan yang tidak hanya berdimensi internasional, tetapi lebih luas lagi, yaitu berdimensi strategis dan global; tidak hanya memiliki kompetensi mengelaborasi kedalaman wawasan dan penguasaan persoalan internasional tetapi juga kemampuan mengeksplorasi keahlian analisis, komunikasi, negosiasi dan tata-kelola kebijakan umum terkait persoalan global dan strategis.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Hubungan Internasional
Sarjana Hubungan Internasional dapat bekerja dan berkarir di semua lembaga pemerintah dan non pemerintah (swasta) terutama pada bidang-bidang yang membutuhkan kemampuan analisis, artikulasi, negoisasi dan tata kelola lanjut dalam persoalan politik dan keamanan internasional, dalam persoalan ekonomi dan politik dan internasional, dalam organisasi dan bisnis internasional, serta dalam persoalan globalisasi dan strategi; antara lain di Departemen Pertahanan, Departemen Luar Negeri, Departemen Dalam Negeri, Kepolisian, Organisasi Internasional, LSWM Perdamaian, Analis Risiko, Lembaga Riset Strategis, Departemen Keuangan, Departemen Perdagangan, BAPPENAS, Bursa Efek dan Pasar Modal, Perbankan Internasional, Kamar Dagang dan Industri, Departemen Komunikasi dan Informasi, Dinas Usaha Kecil dan Menengah, Perusahaan Multinasional, Partai Politik, Media, dsb.

Menjadi dosen/pengajar bidang Hubungan Internasional di PTN/PTS atau pusat-pusat pendidikan dan pelatihan (pusdiklat).

Dapat bekerja pada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan kemampuan analisis, artikulasi, negoisasi dan tata kelola lanjut dalam persoalan politik dan keamanan internasional.


5. Prospektus S1 Pendidikan Anak Usia Dini
Kompetensi Lulusan S1 Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PAUD)
Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PAUD) dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, kepekaan, keterampilan dan kemampuan sebagai ahli Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang memenuhi standard kompetensi utama, kompetensi khusus, dan kompetensi umum seperti berikut ini.

A. KOMPETENSI UTAMA

1. Memiliki falsafah dasar tentang ilmu pendidikan
  • Memahami konsep dasar pendidikan dari berbagai ahli.
  • Memahami konsep dasar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
  • Memahami sejarah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
  • Memahami prinsip dan tujuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

2. Memiliki pemahaman tentang perkembangan Anak Usia Dini (AUD)
  • Memahami karakteristik, prinsip, aspek, tahap, hukum dan tugas perkembangan AUD.
  • Memahami berbagai jenis permasalahan dan teknik penanganan masalah AUD.
  • Memahami berbagai jenis ketidakmampuan belajar (learning disability) dan keberbakatan pada AUD.
  • Melakukan asesmen terhadap berbagai permasalahan AUD.
  • Memahami kesehatan dan gizi untuk AUD.
  • Memahami proses pra-konsepsi hingga strategi perawatan anak untuk pengembangan potensi anak secara optimal.
  • Memahami pendidikan AUD dalam keluarga.

3. Memiliki pemahaman tentang pendidikan dan pembelajaran Anak Usia Dini (AUD)
  • Memahami berbagai teori belajar dan strategi pembelajaran AUD.
  • Mampu mengembangkan media yang kreatif dalam pembelajaran
  • Melakukan analisis kebutuhan AUD untuk mengembangkan kurikulum berdiferensiasi pada AUD.

4. Memiliki Pengetahuan tentang Keilmuan Anak Usia Dini (AUD)
  • Memiliki pemahaman mengenai hukum dan perlindungan anak.
  • Memiliki pemahaman implikasi neuroscience terhadap pembelajaran AUD.
  • Memiliki pemahaman tentang sosio-antropologis terhadap pembelajaran AUD.
  • Memahami konsep bermain bagi AUD

5. Menguasai bahan ajar untuk Anak Usia Dini (AUD)
  • Menguasai konsep dan pengembangan matematika untuk AUD.
  • Menguasai konsep dan pengembangan sains dan teknologi AUD.
  • Menguasai konsep dan pengembangan ilmu sosial untuk AUD.
  • Menguasai konsep dan pengembangan bahasa untuk AUD.
  • Menguasai konsep dan pengembangan seni untuk AUD.
  • Menguasai konsep dan pengembangan motorik untuk AUD (motorik halus dan motorik kasar).
  • Menguasai konsep dan pengembangan perilaku AUD.

6. Mampu mengelola kegiatan pembelajaran Anak Usia Dini (AUD)
  • Menguasai kurikulum AUD.
  • Merancang dan menggunakan berbagai media AUD.
  • Menyusun perencanaan pembelajaran AUD.
  • Mendesain dan mengembangkan berbagai bentuk instrumen evaluasi perkembangan AUD.
  • Menguasai pengelolaan kegiatan pembelajaran AUD.

7. Menguasai Manajemen Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  • Mampu memahami konsep Leadership.
  • Mampu mengidentifikasi kebutuhan HRD pada Lembaga PAUD.
  • Mampu mengorganisir kebutuhan Equipment pada Lembaga PAUD.
  • Mampu membuat perencanaan keuangan pada Lembaga PAUD.
  • Mampu melakukan Supervisi dan monitoring pada Lembaga PAUD.
  • Mampu melakukan Evaluasi Program Lembaga PAUD.
  • Memahami konsep Kewirausahaan.
  • Memahami konsep pemasaran sederhana.

8. Mampu melakukan penelitian tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  • Mampu memahami berbagai model penelitian secara sederhana.
  • Mampu melakukan penelitian kaji tindak.

9. Kemampuan Pendukung
  • Mampu bekerjasama dengan komunitas AUD
  • Memahami latar belakang keluarga dan budaya masyarakat
  • Mengembangkan kerjasama dengan orang tua, masyarakat dan penyelenggara program pendidikan dini lainnya.
  • Berperan serta dalam kehidupan masyarakat lokal, nasional dan internasional.
  • Memiliki wawasan sosio-kultural.
  • Berwawasan ilmu pengetahuan dan teknologi.


B. KOMPETENSI KHUSUS

Lulusan Program Studi Pendidikan Guru Anak Usia Dini dibekali dengan pengetahuan, etika, kepekaan, ketrampilan dan kemampuan sebagai :

1. Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Anak Usia Dini
  • Menguasai dasar-dasar ilmiah dan disiplin ilmu dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini sehingga mampu mengidentifikasi, memahami, menjelaskan, mengevaluasi/menganalisis secara kritis dan merumuskan cara penyelesaian masalah yang ada dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini
  • Memiliki kemampuan mengembangkan teori–teori belajar mengajar, mengevaluasi hasil belajar, dan merencanakan Pendidikan Anak Usia Dini.
  • Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, benar, dan santun dalam ragam lisan dan tulisan sebagai Pendidik Profesional, serta kehidupan sehari-hari.
  • Memiliki kemampuan mengelola dan mengembangkan kehidupan masyarakat profesi.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan kemampuan peserta didiknya.

2. Peneliti di bidang Pendidikan Anak Usia Dini
  • Memiliki kemampuan mengembangkan perilaku kependidikan berkenaan dengan kehidupan dan kegiatan kependidikan berlandaskan dasar keilmuan kependidikan, terutama etika profesional, riset bidang kependidikan, dan organisasi kependidikan.
  • Memiliki kemampuan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
  • Memiliki kemampuan meningkatkan pemahaman teks berbahasa asing, terutama Bahasa Inggris, untuk keperluan akademis dan profesi guru Anak Usia Dini (AUD) atau peneliti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi secara lisan dan tertulis dalam Bahasa Inggris khususnya pada bidang Pendidikan Anak Usia Dini
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk penelitian di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.

3. Enterpreneur dan Penyelenggara pada Lembaga Pendidikan, Bimbingan Belajar dan Lembaga Pelatihan.
  • Memiliki kemampuan mendirikan, mengelola, dan mengembangkan usaha di bidang Pelatihan Guru Anak Usia Dini secara kreatif dan sesuai perkembangan dunia pendidikan.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola dan mengembangkan usaha jasanya.

4. Konsultan dalam Pengelolaan Data Penelitian
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis dan logis, serta memahami metode kualitatif dan kuantitatif yang dibutuhkan untuk mengelola data penelitian.
  • Memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi informasi untuk mengelola data penelitian.


C. KOMPETENSI UMUM

Kompetensi umum Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang Pendidikan Anak Usia Dini, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang Pendidikan Anak Usia Dini, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PAUD)
Sarjana Pendidikan Anak Usia Dini dapat bekerja dan berkarir di lembaga penelitian, lembaga pendidikan (sekolah, perguruan tinggi (PTN dan PTS)), serta di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Pendidik Profesional di bidang Pendidikan Anak Usia Dini, Peneliti Pendidikan Anak Usia Dini, Pemimpin/Manajer Pendidikan Anak Usia Dini, Konsultan Pendidikan Anak Usia Dini, dsb.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) yang berwawasan teknologi informasi dan komunikasi, dengan mendirikan usaha jasa di bidang pendidikan seperti Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, Bimbingan Belajar Anak Usia Dini, Taman Bermain Anak Usia Dini, Lembaga Pelatihan Guru Anak Usia Dini; atau mendirikan usaha jasa konsultan di bidang Pendidikan Anak Usia Dini.


6. Prospektus S1 Arsitektur
Kompetensi Lulusan S1 Arsitektur
Lulusan Program Studi Arsitektur dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan perencanaan dan perancangan arsitektur berbasis teknologi informasi untuk merancang bangunan dan lingkungannya serta semua aspek yang berkaitan dengan bidang arsitektur, interior, arsitektur lansekap, perancangan tapak, struktur bangunan terpadu, perumahan dan pemukiman, urban desain atau perancangan kota, komputasi model arsitektur, perancangan ruang luar, teori arsitektur, sains arsitektur dan teknologi, struktur dan konstruksi arsitektur yang berkaitan dengan pengembangan konstruksi, struktur, dan bahan bangunan; memiliki kemampuan menggunakan teknologi Informasi dalam perancangan aristektur; memahami pengetahuan dasar teknik arsitektur, khususnya berkaitan dengan teori, sejarah, merancang bangunan dan lingkungannya dengan baik; memiliki kepekaan dan tanggungjawab yang tinggi terhadap terjaganya kualitas lingkungan yang baik bagi keberlangsungan hidup masyarakat; menghayati dan mengamalkan kode etik arsitek dalam keilmuan, penelitian dan profesi, dsb.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Arsitektur adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang arsitektur; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang arsitektur, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang arsitektur, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Program Studi Arsitektur memiliki integritas yang kuat, kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tertulis, kemampuan berkerjasama dalam tim, kemampuan memahami pengetahuan terhadap etika, kemampuan mengikuti perkembangan pengetahuan di bidang arsitektur, kemampuan memimpin orang lain, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Arsitektur
Sarjana Arsitektur dapat bekerja dan berkarir sebagai entreprenuer (wirausahawan), konsultan atau kontraktor, akademisi atau peneliti di perguruan tinggi negeri, swasta, dan lembaga penelitian; atau berkarir di instansi pemerintah dan swasta sebagai manajer profesional, pengawas, atau tenaga ahli di bidang arsitektur, interior, arsitektur lansekap, perancangan tapak, struktur bangunan terpadu, perumahan dan pemukiman, urban desain atau perancangan kota, komputasi model arsitektur, perancangan ruang luar, teori arsitektur, sains arsitektur dan teknologi, struktur dan konstruksi arsitektur yang berkaitan dengan pengembangan konstruksi, struktur, bahan bangunan, dsb.;

Berkarir sebagai Arsitek Profesional di Lembaga Pemerintahan, Organisasi Swasta, di berbagai departemen dan lembaga seperti di Departemen Pekerjaan Umum dan Perencanaan Kota Indonesia dan pengendalian di dinas pemerintah provinsi, pemerintah kota atau kabupaten di seluruh Indonesia.

Menjadi Entreprenuer (Wirausahawan) dengan membangun jasa konsultan atau kontraktor berbasis teknologi informasi dan komunikasi.


7. Prospektus S1 Desain Interior
Program Studi Desain Interior bertujuan untuk menghasilkan mahasiswa yang mempunyai kualifikasi pribadi sebagai perancang Interior yang profesional, memiliki wawasan yang luas dalam bidang keahliannya sehingga mampu untuk memecahkan berbagai permasalahan dalam bidang Interior, terampil menuangkan berbagai gagasan ke dalam karya baik secara visual maupun deskriptif, mampu mengembangkan profesinya sesuai dengan perkembangan ilmu, teknologi dan seni.
Kompetensi Lulusan S1 Desain Interior
Kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh lulusan Prodi Desain Interior adalah mencakup berbagai aspek tentang dasar-dasar keilmuan desain interior serta praktek profesi desain interior. Secara rinci aspek-aspek tersebut mencakup :

Kompetensi Profesional :
  • Memahami kebutuhan manusia pengguna ruang serta respon mereka terhadap lingkungan.
  • Memahami dan mengaplikasikan etika profesi.
  • Memahami desain interior berkelanjutan (sustainability of interior design).
  • Memiliki pola berpikir dengan perspektif global dan pemahaman bahwa desain merupakan upaya pemecahan masalah.
  • Memiliki kemampuan beradaptasi, berfikir analitis, kreatif dan strategis.
  • Memiliki kemampuan berpikir kritis, active listening skill serta daya interpretasi yang efektif.
  • Kompetensi Dasar Desain.
  • Memahami teori-teori desain, unsur-unsur dan prinsip desain, green design, sejarah desain serta human factors.


Kompetensi Perancangan Interior :
  • Memahami teori-teori dan aplikasi perancangan interior.
  • Memiliki kemampuan menyusun program dalam perancangan interior.
  • Mampu merancang ruang dengan cara berfikir kritis, analitis, kreatif dan strategis.
  • Mampu menyusun konsep desain interior, mengusulkan desain skematik secara cepat.
  • Mampu mengaplikasikan elemen-elemen dan prinsip-prinsip 2 dimensional dalam proyek desain.
  • Mampu mengaplikasikan elemen-elemen dan prinsip-prinsip 3 dimensional dalam penggubahan ruang (spatial envelope).
  • Mampu melakukan tinjauan (review) dan justifikasi atas solusi desain yang diusulkan.
  • Mampu membuat dokumen-dokumen desain dalam standard profesional.


Kompetensi komunikasi :
  • Memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan desain dengan efektif baik secara oral, tekstual maupun visual.
  • Memiliki kemampuan dalam mengekspresikan ide serta menyampaikan kritik.
  • Mampu melakukan komunikasi antar personal dengan baik.


Pengetahuan tentang sistem bangunan & bahan interior :
Lulusan Prodi Desain Interior harus memiliki pemahaman tentang faktor sistem bangunan dan bahan interior dalam penyusunan solusi desain interior

Pengetahuan tentang Regulasi :
Lulusan memiliki pemahaman tentang hukum, kode, regulasi dan standard yang terkait dengan praktek desain interior sebagai upaya meningkatkan keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat

Kompetensi Bisnis :
  • Memiliki kemampuan dasar mengenai bisnis dan praktek berprofesi.
  • Memiliki dasar-dasar kemampuan.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Desain Interior
  • Pelayanan jasa konsultan.
  • Sebagai perancang desain interior mandiri dalam bentuk biro-biro konsultan desain interior atau bagian dari biro konsultan arsitektur.
  • Penasehat ahli pada lembaga atau instansi pemerintah.
  • Industri konstruksi, sebagai pelaksana pekerjaan interior atau sebagai pengawas pelaksana pekerjaan interior.
  • Industri komponen penunjang interior, sebagai tenaga ahli pada industri-industri komponen interior, seperti : furniture, karpet, wall covering dan sebagainya.
  • Sebagai pengajar dan peneliti pada lembaga pendidikan pemerintah maupun swasta.
  • Dan Lain-lain.



8. Prospektus S1 Teknik Industri
Teknik Industri (Industrial Engineering) merupakan bagian ilmu teknik yang menggabungkan beberapa disiplin ilmu dengan penekanan pada kaitan ilmu keteknikan dan ilmu manajemen. Sebagai ilmu keteknikan (rekayasa) pendekatan Teknik Industri pada disain, analisis, rancang bangun, dan perbaikan sistem integral yang terdiri atas manusia, mesin/peralatan, bahan, energi, dan informasi.

Teknik Industri berhubungan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi suatu sistem yang mengintegrasikan manusia, bahan, alat, informasi, dan energi untuk memproduksi barang atau jasa secara efisien dan efektif. Disiplin ini juga mengupayakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung pertimbangan kelayakan teknis dan socio-ekonomis, dengan mengutamakan peran manusia sebagai faktor produksi yang utama (Human Factor).
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Industri
Lulusan Program Studi Teknik Industri dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, kemampuan dan ketrampilan untuk mengidentifikasi, memodelkan dan mencari solusi terbaik dari masalah dalam sistem terintegrasi dengan mengacu kepada sistem industri manufaktur, serta penajaman pada sistem produksi dan/atau perekayasaan kualitas dan keandalan; mampu mengaplikasikan pengetahuan matematika, sains dan ilmu sosial dalam pemecahan masalah dalam profesi teknik industri Mampu bekerjasama dalam kelompok multidisplin dan bertanggung jawab serta memahami etika profesi; Penguasaan teknologi informasi, manajemen dan wirausaha yang mengarah pada pembentukan jiwa inovatif, sikap profesional dan berwawasan global.

Lulusan Teknik Industri memiliki kompetensi, ketrampilan, dan pengetahuan tentang manajemen industri yang menekankan pada upaya perencanaan, pengorganisasian, pengoperasian dan pengendalian proses produksi secara lebih efektif dan efisien; Sistem Manufaktur yang menekankan pada perencanaan dan optimasi sistem produksi dengan menerapkan konsep dan metoda kuantitatif; Perencanaan Sistem Industri yang menekankan pada perencanaan sistem industri secara makro yang membahas hubungan suatu industri dengan lingkungannya.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Industri adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik industri; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang perindustrian dan perniagaan, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik industri, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Teknik Industri memiliki berbagai kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia industri yaitu kemampuan untuk memformulasikan masalah, mengidentifikasi solusi serta mengevaluasi hasilnya, dan juga kemampuan perancangan, pengoperasian, perbaikan dan optimasi sistem produksi barang maupun jasa; kemampuan yang berhubungan dengan perancangan, perbaikan dan instalasi suatu sistem yang mengintegrasikan manusia, bahan, alat, informasi, dan energi untuk memproduksi barang atau jasa secara efisien dan efektif; kemampuan mengupayakan pencapaian hasil secara optimal dan pengelolaan faktor-faktor produksi yang didukung pertimbangan kelayakan teknis dan socio-ekonomis, dengan mengutamakan peran manusia sebagai faktor produksi yang utama (Human Factor).
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Industri
Sarjana Teknik Industri dapat bekerja dan berkarir sebagai ahli perbaikan proses produksi ataupun proses bisnis, perancang sistem yang terintegrasi, pengelola dan pengendali sistem yang terintegrasi, manajer proyek, manajer produksi, manajer perencanaan dan pengendalian produksi (PPIC), manajer mutu, manajer logistik dan supply chain, serta manajer operasi; pada industri manufaktur (pabrik), otomotif, energi, jasa konsultasi & kontraktor, industri jasa (seperti perbankan), instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) seperti BUMN, dsb.

Sarjana Teknik Industri dapat bekerja dan berkarir di Industri Manufaktur (Manajemen Persediaan, Logistik, Manajemen Operasi, Manajemen Produksi dan Pergudangan); Industri Jasa (Manajemen Klien, Industri Perumanahan dan Bank Komersial, Konsultan Keuangan, Sistem Kesehatan dan Konsulatan Sumber Daya Manusia); Penelitian dan Pengembangan (Analisis Data, Keamanan dan Penyelamatan Lingkungan dan Rekayasa Faktor Manusia); Manajemen Bisnis (Strategi Bisnis Investasi Perbankan, Manajemen Analisis, Manajemen Proyek dan Pengembangan Bisnis); Teknologi Informasi (Integrasi Komputer, Perancangan Database, Telekomunikasi dan Pengembangan Web); di Lembaga penelitian, perguruan tinggi (PTN dan PTS) sebagai Dosen dan Peneliti.

Menjadi Entreprenuer (wirausahawan) dengan mendirikan jasa konsultan manajemen berbagai jenis usaha.


9. Prospektus S1 Teknologi Industri Pertanian
Kompetensi Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian dibekali dengan pengetahuan, etika profesi, ketrampilan dan kemampuan mengembangan dan menerapkan teknologi dengan melibatkan ilmu-ilmu kimia, matematik, fisika, keteknikan dan biologi untuk konservasi tanah, memproduksi hasil pertanian dan mengubahnya menjadi bentuk-bentuk sajian termasuk cara-cara pengawetannya, yang mempunyai nilai tambah di dalam kualitas, nilai gizi dan daya gunanya serta siap untuk dimanfaatkan sebagai bahan industri, perdagangan dan bahan konsumsi, dengan mengadakan optimasi proses dan manajemen di dalam sistem produksi hayati.

Lulusan Program Studi Teknologi Industri Pertanian :
  • Memiliki kemampuan menggunakan, merancang dan mengembangkan berbagai peralatan dan proses agroindustri.
  • Memiliki kemampuan mengelola sistem agroindustri meliputi kemampuan managerial, rekayasa (engineering) penguasaan teknologi dan proses produksi.
  • Mampu secara sistematis memecahkan permasalahan dalam sistem agroindustri dan trampil mengembangkan berbagai alternatif.
  • Memiliki kemampuan merencanakan, menghasilkan dan mengembangkan berbagai produk industri dan sumber daya alam (hasil pertanian)
  • Memiliki kemampuan melakukan proses transpormasi infut (bahan baku, mesin, modal tenaga kerja dan metode)
  • Mampu mengadakan penelitian dan pengembangan sistem agroindustri untuk improvisasi dan inovatif dengan proses pengolahan yang baik ke arah efisiensi.
  • Mampu melakukan monitoring dan pengendalian kualitas yang mencakup kebutuhan bahan baku, bahan penolong, bahan pengawet dan produk sesuai dengan kualitas dan keamanan.
  • Mampu melakukan pengendalian dan pengontrolan serta merancang spesifikasi bahan-bahan dalam pengolahan, mesin, peralatan dan prosedur pengolahan untuk menjadi mutu dan keamanan produk pertanian yang terjamin.
  • Memiliki kemampuan melakukan perencanaan dan perancangan mesin, dan peralatan proses pengolahan yang efektif, efisien dan aman swsuai dengan standar kualitas.
  • Mampu melakukan pengaturan dan pengendalian serta pembelian dan pemasaran bahan baku, bahan penolong dan produk yang terlibat dalam proses pengolahan pada agroindustri.
  • Memiliki kemampuan melakukan penanganan pasca panen hasil pertanian, mengolah hasil pertanian, melakukan sanitasi dan pengawasan, menjalankan manajemen industri pertaniann, dan mampu melaksanakan kewirausahaan.
  • Menguasai ketrampilan teknis dan manajerial tentang budidaya, seperti penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, pemupukan, pengendalian hama penyakit gulma, panen dan pasca panen serta kompetensi manajerial dan kewirausahawan.
  • Memiliki pengetahuan dan apresiasi pada sistem biologi atau pertanian yang digunakan sebagai dasar penerapan teknologi dan keteknikan.
  • Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan teknologi pada pengolahan hasil pertanian dan membuat pendekatan untuk upaya pemecahan masalah serta evaluasinya.
  • Memiliki kemampuan merancang sistem dan proses dengan memperhatikan aspek-aspek gizi, ekonomi, sosial dan dampak lingkungannya.
  • Memiliki kemampuan berkomunikasi, melakukan pembelajaran secara mandiri dan membangun kerjasama.
  • Memiliki jiwa wirausaha yang menguasai teknologi dengan profesionalisme tinggi serta mampu mengadopsi dan menjadi inovator yang peka dan tanggap terhadap perkembangan teknologi industri pertanian, sehingga mampu memanfaatkan peluang usaha yang didasari pertimbangan keilmuan.
  • Memiliki jiwa sosial dan profesionalisme yang bertanggungjawab untuk memecahkan permasalahan teknologi yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
  • Merencanakan, melaksanakan, mengelola, mengembangkan dan mengevaluasi berbagai macam pekerjaan pada agroindustri.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknologi Industri Pertanian adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis maupun moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknologi industri pertanian; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknologi industri pertanian, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknologi industri pertanian, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknologi Industri Pertanian
Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai perencana, perekayasa, praktisi, tenaga ahli, manajer/staff, konsultan, peneliti, quality control, supervisi atau analis, dsb, pada berbagai bidang, terutama pada bidang :
  • Industri hasil tanaman perkebunan : industri gula, kopi, teh, coklat, dsb.
  • Industri hasil tanaman hortikultura : industri pengolahan dan pengawetan buah-sayur.
  • Industri produk fermentasi : alkohol, sorbitol, HFS, bir, MSG, makanan tradisional dsb.
  • Industri hasil peternakan : industri pengolahan susu, corned beef, daging kaleng, sosis, nugget, pakan ternak, dsb.
  • Industri hasil perairan : industri pengalengan dan pengolahan hasil perairan (ikan air tawar, ikan laut seperti sarden/mackerel, tuna, udang, kerang, rumput laut dsb).
  • Industri hasil tanaman pangan : industri pangan instan, roti/bakery, flour mills, dsb.
  • Industri produk minuman dan makanan ringan : air kemasan, soft drink, syrup, confectionery, jam & jelly, snack & crackers, pangan ekstruksi dsb.
  • dsb.

Sarjana Teknologi Industri Pertanian dapat bekerja dan berkarir sebagai peneliti atau analis pada lembaga / balai penelitian atau dosen di Perguruan Tinggi atau Lembaga Pendidikan Pelatihan Profesional, dsb.

Menjadi technopreneur atau entrepreneur (wiraswasta) dengan mendirikan jasa konsultan atau kontraktor di bidang pertanian dan agroindustri, di bidang industri dan pengolahan hasil pertanian; mendirikan restoran dan catering (jasa boga), dsb.


10. Prospektus S1 Teknik Informatika
Teknik Informatika (Teknologi informasi, komputer, internet dan telekomunikasi) merupakan bidang yang paling cepat berkembang dan ekspansinya menimbulkan kesempatan lapangan kerja yang luas dalam berbagai sektor, khususnya sektor manufaktur komputer dan perusahaan jasa, software house, konsultasi IT, serta berbagai bidang yang terkait teknologi informasi.

Untuk menghadapi liberalisasi informasi dalam era globalisasi, sangat dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu berkompetisi dalam setiap aspek, khususnya bidang teknologi informasi yaitu bidang teknik informatika.

Teknik Informatika sangat diperlukan di berbagai bidang dunia kerja, perkembangan berbagai disiplin informasi ilmu, baik sains maupun teknologi yang secara spesifik mengolah fakta-fakta simbolik (data) menjadi informasi dengan memanfaatkan seoptimal mungkin teknologi komputer. Teknik Informatika mendasarkan pendekatan logika dan sistematika untuk mendapatkan solusi dalam memecahkan berbagai masalah.
Kompetensi Lulusan S1 Teknik Informatika
Lulusan Program Studi Teknik Informatika dibekali dengan pengetahuan, etika, ketrampilan dan kemampuan merancang, mengaplikasi dan mengembangkan sistem teknologi informasi dan komunikasi pada bidang Rekayasa Perangkat Lunak, Sistem Informasi, Teknik Jaringan, Sistem Multimedia, Sistem Informasi Manajemen (SIM), Analisis Sistem (System Analysis), Desainer Sistem (System Designer), Konsultan Pengembangan Sistem, Administrator Database (Database Administrator), Administrator Jaringan (Network Administrator), Jaringan Komputer (Computer Networking), Software Engineer, Kecerdasan Buatan (Artificial Intellegence), Permainan & Program Sistem Tertanam (Game & Embedded System Program), Sistem Database (Data Base System), dsb.

Kompetensi umum/dasar Sarjana Teknik Informatika adalah memiliki kualitas dan integritas intelektual; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan selalu maju dan berkembang; mampu menelusuri dan mendapatkan informasi ilmiah/keteknikan; mengetahui cara dan dapat terus-menerus belajar; dalam menangani tiap masalah, mampu mengungkap struktur dan inti persoalan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penyelesaiannya; mengetahui dan dapat memanfaatkan kegunaan matematika dan teknologi informasi; dapat menerapkan ilmu dan pengetahuan; cakap dan terampil dalam bidang teknik informatika; dapat menyelesaikan masalah secara logika, memanfaatkan data/informasi yang tersedia; dapat menggunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri dalam kerja dan upaya; mampu aktif berperan-serta dalam kelompok kerja; mampu berkomunikasi dengan para pakar dalam bidang keahlian lain dan memanfaatkan bantuan mereka; mampu memanfaatkan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit wirausaha di bidang teknik informatika, mampu mengikuti perkembangan baru di bidang teknik informatika, melaksanakan penelitian, atau mengikuti program studi di tingkat lebih lanjut.

Lulusan Program Studi Teknik Informatika memiliki kompetensi dan keahlian rekayasa perangkat lunak, jaringan komputer, basis data, kecerdasan buatan dan pemrogramman game dan sistem embeded yang mampu beradaptasi terhadap perkembangan Teknologi Informasi guna memberikan model solusi sistem berbasis komputer; juga mampu menjadi wirausahawan handal berbasis teknologi informasi, dsb.
Profesi dan Karir Lulusan S1 Teknik Informatika
Sarjana Teknik Informatika dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah ataupun swasta (nasional ataupun multinasional) sebagai Analisis Sistem (System Analysis), Desainer Sistem (System Designer), Konsultan Pengembangan Sistem, Administrator Database (Database Administrator), Administrator Jaringan (Network Administrator), Specialist in IT Security, Mobile Application Programmer dan Design, Information and Communication Technology (ICT) Consultant, Web Developer, Artificial Intelegence Applicator, ICT Project Manager, ICT Researcher, dsb.

Berkarir/bekerja pada bidang Sistem Informasi Korporasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Jaringan, Sistem Multimedia, Database, Networking, Software, Multimedia, E-Business di Konsultan IT/IS, Perusahaan Telekomunikasi, Industri Manufaktur, Bank, Asuransi dan lembaga keuangan lainnya, Perusahaan Networking, Internet Service Provider, lembaga penelitian, perusahaan jasa (transportasi, pariwisata, dsb), Instansi Pemerintah, Perguruan Tinggi, dsb.

Berkarir/berprofesi sebagai Manajer Departemen Sistem Informasi, Manajer Proyek Pengembangan Sistem Informasi, Artificial Intelligent, Computer Networking, System Support, System Design, Database Administrator, Web Developer & Designer, Game & Embedded System Program, Programmer Analyst, Software Engineer, Tenaga Pengajar/Dosen, dsb.

Menjadi Technoprenuer dengan mendirikan jasa konsultan Information Communication Technology System, Business & system analysis, Software Engineer, Game Developer, Progammer, dsb.


Bantuan Informasi 17 Jam
   
HP : 0817 0816 486, 0811 1990 9028
    WA : 0811 1990 9028, 0811 1990 9026     Telp/Fax : (021) 8762002, 8762003
Email :  Contact Us   klik
Tags (tagged): jurusan, prospektus, lulusan, kelas, lanjutan, unu, kaltim, samarinda, universitas, nahdlatul, ulama, kalimantan, timur jurusan, unu kaltim samarinda, universitas nahdlatul, kalimantan timur samarinda, bidang akuntansi, kemampuan, memimpin orang lain, berwawasan pragmatis, berjiwa, wirausaha bersikap, dalam, ragam lisan, tulisan, sebagai pendidik profesional, perancang desain, interior, mandiri dalam bentuk, biro, konsep, menerangkan hal hal, tidak kurang, prospektus lulusan, profesi, karir
Kelas Lanjutan UNU Kaltim Samarinda   ✷   Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Timur Samarinda   ✷   Kualitas Model Evaluasi A
_